Indonesia, Iran bahas kerja serupa bilateral kemudian krisis Palestina

Indonesia, Iran bahas kerja sama bilateral kemudian krisis Palestina

Teheran – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dan juga Menteri Luar Negeri Tanah Air Sugiono mendiskusikan hubungan bilateral, dan juga perkembangan regional serta internasional termasuk krisis Palestina, melalui percakapan telepon, Kamis (24/4).

Selama percakapan tersebut, Araqchi menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kekuatan hubungan antara Teheran kemudian Jakarta, dua negara mengalami perkembangan yang penting.

Dia menekankan perlunya menindaklanjuti perjanjian yang dibuat antara Iran juga Nusantara kemudian menyoroti pentingnya mempertahankan kontak tingkat lebih tinggi untuk mencapai tujuan tersebut.

Araqchi juga menguraikan sikap Iran terkait perkembangan di dalam Asia Barat, dengan menyampaikan pendudukan kemudian pembantaian warga Palestina yang digunakan sedang berlangsung sebagai salah satu kesulitan global yang paling mendesak.

Dia menegaskan bahwa rezim Israel, dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat dan juga beberapa negara Barat, telah terjadi mengubah Kawasan Gaza dan juga Tepi Barat menjadi tempat genosida dan juga penyiksaan terhadap warga Palestina yang bukan bersalah.

Dia menambahkan bahwa meskipun ada surat perintah penangkapan yang dimaksud dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) lalu perintah sementara dari Mahkamah Internasional (ICJ) untuk menghentikan genosida, kejahatan keji Zionis masih terus berlanjut.

Dia mencatatkan data bahwa rezim negeri Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon lalu Suriah, lalu Amerika Serikat mendukungnya dengan melancarkan serangan ke Yaman.

Araqchi menekankan bahwa pada situasi yang digunakan mengerikan tersebut, negara-negara Islam harus mengambil langkah-langkah yang digunakan lebih tinggi kuat untuk menghentikan kejahatan yang dimaksud juga memberikan bantuan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina yang digunakan tertindas.

Menanggapi hal tersebut, Sugiono menegaskan kembali komitmen Negara Indonesia untuk memperluas kerja sebanding dengan Iran baik ke tingkat bilateral maupun multilateral, dan juga menyatakan persetujuannya terhadap usulan untuk menguatkan hubungan bilateral.

Dia juga menggalang sikap Araqchi terhadap keadaan parah yang digunakan dihadapi warga Palestina ke Wilayah Gaza lalu Tepi Barat.

Selain itu, Sugiono juga menekankan urgensi bagi negara-negara Islam untuk bersatu guna segera melakukan gencatan senjata kemudian membuka kembali jalur bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

Sumber: IRNA-OANA

Artikel ini disadur dari Indonesia, Iran bahas kerja sama bilateral dan krisis Palestina