PLO setujui pembentukan kedudukan perwakilan presiden

PLO setujui pembentukan kedudukan perwakilan presiden

Ramallah – Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization/PLO) pada Kamis (24/4) menyetujui pembentukan tempat perwakilan presiden untuk komite eksekutif mereka, seperti dilansir kantor berita resmi Palestina WAFA.

Menurut laporan WAFA, duta presiden akan dipilih dari anggota komite eksekutif pada waktu ini, melalui pencalonan oleh ketua komite dan juga persetujuan para anggotanya.

Ketua komite juga akan memiliki wewenang untuk memberikan tugas, memberhentikan perwakilan presiden atau menerima pengunduran diri mereka, kata laporan itu.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas (tengah) mengunjungi penghadapan Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) selama dua hari pada Daerah Perkotaan Ramallah, Tepi Barat, Palestina (23/4/2025). ANTARA/Xinhua/Ayman Nobani/aa.

Keputusan yang dimaksud diadopsi di pertandingan Dewan Pusat PLO yang mana diselenggarakan pada Pusat Kota Ramallah, Tepi Barat, dengan dihadiri 170 anggota, diantaranya beberapa anggota yang digunakan berpartisipasi melalui sambungan video.

Satu anggota memberikan kata-kata menolak langkah tersebut. Sementara, satu lagi abstain.

Hal yang dimaksud menandai kali pertama kedudukan yang dimaksud dibentuk sejak berdirinya PLO.

Inisiatif pembentukan tempat duta presiden ini pertama disampaikan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas di konferensi tingkat tinggi (KTT) darurat Arab ke Kairo pada awal Maret lalu, pada berada dalam meningkatnya seruan untuk melakukan reformasi pada sistem kebijakan pemerintah Palestina.

Keputusan yang disebutkan dipandang sebagai perkembangan signifikan pada membentuk fase berikutnya dari serangkaian urusan politik Palestina.

Artikel ini disadur dari PLO setujui pembentukan posisi wakil presiden